PONDASI FILSAFAT : SEBUAH REFLEKSI PERKULIAHAN FILSAFAT ILMU PERTEMUAN 8 BERSAMA PROF. MARSIGIT
Oleh: Rahma Hayati

Kuliah filsafat ilmu pada pertemuan ke delapan masih dilaksanakan di gedung baru Pascasarjana pada hari selasa, 14 November 2017. Kuliah hari ini dimulai dengan berdoa bersama agar pembelajaran yang dilaksanakan berjalan dengan baik dan diridhoi Allah SWT. Selanjutnya adalah test jawab singkat seperti biasa, dimana test berjumlah 25 pertanyaan. Kemudian dilanjutkan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang akan langsung dijawab oleh Pak Prof. Marsigit.

Salah satu pertanyaan yang dibahas pada hari ini adalah dalam berfilsafat apa yang harus menjadi pondasi seseorang. Pak Prof. Marsigit menjelaskan bahwa filsafat itu adalah sebuah pola pikir dari seseorang. Dan wujud atau contoh dari pola pikir itu adalah dengan selalu bertanya dan bertanya. Nah pertanyaannya sekarang adalah apakah memang semua pertanyaan itu ada jawabannya. Pak Prof. Marsigit menerangkan bahwa semua pertanyaan pasti ada jawabannya, karena dalam filsafat tidak menjawab pertanyaan itu adalah jawaban dari pertanyaannya.

Lalu Pak Prof. Marsigit kembali melontarkan pertanyaan, apakah semua pertanyaan bisa dijawab? Nah inilah yang musti diingat untuk kita sebagai manusia, karena tidak semua pertanyaan bisa dijawab. Ada pertanyaan-pertanyaan tertentu yang justru kita tidak boleh menanyakannya. Misalnya adalah tidak semua pertanyaan bisa kita ajukan kepada orang tua. Karena memang tidak semuanya bisa dijawab. Dan jika kita tetap menanyakannya maka bisa saja kita dicap sebagai seorang yang tidak sopan.

Lantas bagaimana caranya agar kita mengetahui mana pertanyaan yang bisa ditanyakan dan mana yang tidak. Maka jawabannya adalah hendaklah kita bertanya berbasis pada landasan spiritual. Spiritual yang dimaksudkan disini adalah yang dilandaskan pada tuntunan agama, tuntunan nilai-nilai moral serta tuntunan kebudayaan masyarakat sekitar.

Maka ketika ingin mengajukan pertanyaan, haruslah hati-hati, di pikirkan dan di pertimbangkan dengan baik. Apakah pertanyaan yang akan kita tanyakan akan menyinggung perasaan seseorang atau tidak. Apakah pertanyaan yang kita tanyakan akan membuat kita sendiri malu setelah menanyakan, dan pertimbangan-pertimbangan lain yang musti diingat. Jadi meskipun semua pertanyaan ada jawabannya, tetapi tidak semua pertanyaan bisa dijawab.


Komentar

Postingan populer dari blog ini